Sidoarjo – cakrajatim.com: Petani desa kepunten, Kec Tulangan, panen bawang merah jenis Tajuk, untuk persawan Dusun Melati sawah Kepunten.
Setelah menanam dua bulan lalu, pada Rabu (5/8/2026) pagi, digelar panen pertama yang dihadiri H.Dhamroni Chudlori ketua komisi D DPRD Sidoarjo, yang turut turun ke sawah memanen bawang merah.
Menurut Gatot Suharjo Plt Kepala Desa Kepunten, luasan lahan sawah di desanya saat ini mencapai 28.4 H.
Dari seluruh luas itu, sebagian petani memang mulai beralih ke bawang merah.
“Karena memang pengairannya terbilangsulit di daerah sini, sehingga para petani mulai beralih menanam Bawang merah,” ujar Gatot. Kalau sawah bisa sampai empat bulan lebih, namun bawang merah hanya butuh dua bulan panen. Ini yang menjadi daya tarik sendiri bagi sebagian petani Kepunten.
Aris salah satu petani Bamer yang berada di lokasi, mengaku harga jual untuk Bamer ini cukup bagus.
Satu kilonya, dihargai Rp 20 ribu untuk pengambilan keputusan petani . “Harganya cukup bersaing, dan masa tanam cepat,” ungkap Aris.
Menurut Damroni Chudlori langkah alternatif tanam bawang merah ini, menjadi upaya yang sangat bagus dengan keterbatasan air yang ada.
“Ini pilihan yang baik untuk petani, karena harga bawang juga cukup bagus di pasaran,” terangnya. (hd,abi)









